LoA

kali ini aku akan membuktikan tentang LoA, LoA aku baru dengar istilah ini dari temanku yg bekerja diTemanggung menjadi manager koperasi didesanya, kala itu kita  nongkrong bertiga, antara duo andi dan aku,sembari nyruput teh panas di burjo singosari..kira-kira begini obrolan kita bertiga…

1.2.3..

terlepas dari arti ataupun Makna apa itu LoA aku hanya mengambil salah satu point pentingnya saja, karena bukan kapasitasku untuk menjabarkan tentang itu semua.

andi : dulu to ko aku pengen punya motor Shogun NR, terus aku nempel brosur / gambar motor tsb. disetiap sudut yang sering aku lihat, misal didepan meja komputerku, dikamarku atau diatap tempat tidurku

koko : terus terus pie ndi? *penasaran*

andi : jadi gini ko, suatu keinginan itu harus kita niatkan, perilakuku yg tadi itu adalah do’a, secara tidak langsung apabila kita melihat barang yg kita tempel tadi otomatis kamu akan berdoa supaya terkabul

koko : terus pie ndi? *agak ngantuk*

andi : yowes setelah beberapa lama, akhirnya aku bisa punya motor tsb.

koko : alhadulillah…..

*dan kali ini aku sudah menerapkan ilmunya andi tentang LoA

sebagai wallpaper

wallaper pulsar 135LS

ditempel didepan meja kerja

pulsar

dan sekarang aku sudah siap menunggu hasil dari kuliah malamnya andi cs.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | 1 Komentar

Sebuah kabar dari Lampung

akhirnya bisa bikin blog *mrenges*

Disaat pertandingan piala dunia bergulir antara italia dan paraguay, disaat anak lelakiku bangun karena ngompol, disaat istriku membangunkanku karena saatnya solat tahajud, yaa!! hal2 kecil ini adalah jam weaker hidupku…. disaat inilah aku mulai menghitung hidupku yang ternyata sudah dimulai..

1.2.3…

tak selang berapa lama setelah jam 03.30 hpku berdering, nampak nomor asing yang masuk, dengan malas aku menerima panggilan masuk itu,

A : Halo..Assalamualaikum Warohmatulloh….

B : Walaikumsalam..

A : Sinten niki?

B : mbak heni lampung!! dek,, mau ngabarin *terdengar menangis*

A : ada apa ya mbak? *sambil nyeduh kopi*

B : Pakde meninggal jam 3 tadi!! mohon maaf dari pakde buat keluarga disemarang ya de’?

A : iya iya mbak…saya maafkan *doh* maksutnya Ibu, Aku, adek dan keluarga yang disemarang hanya bisa mendoakan yang terbaik,,tanpa bisa melayat kelampung

B : iya de’ terimakasih,,sudah ya mbak mau ngurusin rumah yang mulai sudah rame tetangga..

A : Walaikumsalam Warohmatulloh….

seketika juga aku lumayan kaget…tapi dalam hati juga bertanya..Ini pakde yang mana? wajahnya yang seperti apa? Suer!! aku tidak ingat,,hanya ingat cerita dari ibukku, bahwa pakde adalah kakak pertama ibu’, semenjak aku kecil sampe sekarang, pakde tinggal dilampung jarang pulang kejawa, pulangpun tidak pernah main kesemarang, paling hanya ke Solo kerumah Simbahku, cerita dari ibu’ aku pernah ketemu waktu umur masih balita *pantas saja* ahh…aku hanya bisa menyesal, kenapa aku tidak pernah kelampung, walau sekedar main ke waykambas lihat sekolah gajah lalu sowan kerumah pakde, atau apalah pergi kepalembang lalu disempatkan mampir kepakde, banyak pelajaran berharga hari ini… selamat tinggal pakde,,,*puter lagunya opik*

Bagaimanakah bila saatnya
Waktu terhenti tak kau sadari
Masikah ada jalan bagimu untuk kembali
Mengulangkan masa lalu

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 1 Komentar